Langsung ke konten utama

Langkah-langkah konfigurasi interVlan

Router interVlan

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang cara mengkonfigurasi Router interVlan .

A. Pengertian

Tujuan utama dari Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari  antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya.
Untuk dapat menghubungkan antar VLAN kita akan butuh perangkat yang memilki kapasitas untuk melakukan routing yaitu Router atau Layer 3 Switch.

B. Langkah-langkah 

Pertama kita harus membuat topologinya seperti gambar dibawah ini 


untuk port port yang dihubungkan saya akan menjelaskan dibawah ini :
  • untuk Router menggunakan GigabitEthernet 0/0 dan 0/1 dan FastEthernet 0/2 dan 0/4 yang terhubung dengan switch
  • untuk Switch menggunakan FastEthernet 0/2 dan 0/4 yang terhubung dengan Router dan FastEthernet 0/1 dan 0/3 yang terhubung dengan pc 1 dan 2 
  • untuk pc 1 menggunakan FastEthernet 0/1 dan pc 2 menggunakan FastEthernet 0/3 yang terhubung dengan Switch
langkah selanjutnya kita masukkan ip pada pc kita menggunakan Vlan 100 dan 200 .
  • untuk pc 1 menggunakan IP address 100.100.100.2 subnetmask 255.255.255.0 dan default gateaway 100.100.100.1 
  • untuk pc 2 menggunakan IP address 200.200.200.2 subnetmask 255.255.255.0 dan default gateaway 200.200.200.1  

langkah selanjutnya kita mengkonfigurasi pada switch dengan konfigurasi seperti ini
Switch
#enable
#conf t
#in fa 0/1
#sw mo ac
#sw ac vl 100

lakukan hal yang sama pada FastEthernet 0/2 dan untuk FastEthenet 0/3 dan 0/4 masukkan ke Vlan 200 . 

Jika sudah cek pada switch dengan mengetikkan 
Switch
#en
#sh vl br

jika sudah akan keluar gambar seperti dibawah ini dan harus sama seperti gambar dibawah ini 


 
langkah selanjutnya kita konfigurasi pada Router . Untuk Vlan 100 kita masukkan ke GigabitEhernet 0/0 dan vlan 200 ke GigabitEthernet 0/1 ,untuk lebih mudahnya seperti ini : 
Router
#en
#conf t
#in gi0/0 
#ip ad 100.100.100.1 255.255.255.0
#no sh

lakukan hal yang sama pada GigabitEthernet 0/1 untuk vlan 200

lalu cek pada router dengan cara 
Router
#en
#sh ip br

maka akan keluar gambar seperti dibawah ini 


akhirnya kita sudah selesai mengkonfigurasi InterVlan Router . Untuk mengeceknya kita harus ping dari pc ke pc ataupun dari router ke pc jika berhasil maka kita sudah selesai membuat interVlan Router lumayan mudah bukan ?

kesimpulanya adalah interVlan Router  merupakan metode sederhana untuk menggabungkan vlan yang berbeda dengan menggunakan router sebagai jalur nya . Dan tidak kalah penting  jangan lupa mengisi gateaway pada pc karena itu sangat penting sebagai gerbang masuknya ip .

TERIMA KASIH ^.^







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Static Route menggunakan 10 Router

Static Routing 10 Router Disini saya akan menkonfigurasi static route menggunakan 10 router Pertama Buat dulu topologinya seperti gambar dibawah ini 1. yang pertama kita konfigurasi router yang pertama : 2. Router kedua 3. Router ketiga 4. Router keempat 5. Router kelima 6. Router keenam 7. Router ketujuh 8. Router kedelapan 9. Router kesembilan 10. Router kesepuluh Maka static route 10 router telah selesai untuk mengecek apakah sudah berhasil lakukan ping sesama device. Sekian Terima kasih 

Dynamic Routing menggunakan RIP

Dynamic Routing  Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang dynamic routing dan konfigurasi RIP langsung saja kita ke materinya. A. Pengertian  Dynamic Routing adalah router yang me-rutekan jalur yang dibentuk secara otomatis oleh router itu sendiri sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru. Routing dinamis merupakan routing protocol digunakan untuk menemukan network serta untuk melakukan update routing table pada router. B. Jenis-jenis Dynamic Routing RIP (Routing Information Protocol)  IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) OSPF (Open Short Path First)  EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) BGP (Border Gateway Protocol) C. Dynamic Routing menggunakan protocol RIP    1. Apa itu RIP ?  RIP merupakan routing protokol yang memberikan routing table berdasarkan router yang terhubung langsung, Kemudian router selanjutny...

OSPF (Open Shortest Path First)

OSPF Route Pengertian OSPF(Open Shortest Path First) Route merupakan sebuah routing protokol berjenis IGRP (InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan. OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringa...